Trotoart

 

TROTOARt dibentuk pada 2001 oleh para pelukis di Jalan Pintu Besar Selatan, Kawasan Kota Tua. Pada perkembangannya, TROTOARt berkolaborasi dengan banyak komunitas untuk mewujudkan berbagai kegiatan seni. Organisasi ini berfokus pada kajian kehidupan lokal lewat berbagai kegiatan seni dan budaya.

 

Sabtu, 21 Desember 2014
Ex Gedung TK Gelora Bangsa Penjaringan, Jakarta Utara
18.30

Kondisi acara pemutaran gerobak bioskop sesi I secara hasil sangat maksimal dan sukses (dokumentasi bisa dilihat di facebook trotoart). Walaupun genset sempat meledak, warga dengan senang hati menyumbangkan listriknya dari rumah terdekat. Respon warga sangat puas.

 

Senin, 22 Desember 2014
Lapangan Futsal RW.12 Penjaringan Jakarta Utara
18.30

Untuk kali kedua pemutaran Gerobak Bioskop bertempat di lapangan futsal RW 12 Penjaringan Jakarta Utara. Hari ini konsumsi, listrik dan tempat duduk mulai disiapkan dari sore hari.
Untuk hari kedua ini, kami memutar film yang ada kaitanya dengan hari ibu, kami memutar film dengan judul Anak Anak Tanpa Ibu. Respon warga cukup baik, mereka menonton dan mengikuti alur cerita film sampai menangis menahan haru karena cerita film tersebut. Komentar dari warga, mereka sangat antusias untuk terus mengikuti terus program pemutaran di 6 titik gerobak bioskop, mereka puas dan tidak ada halangan seperti hujan.

 

Selasa, 23 Desember 2014
Lapangan RW 16 Wacung Penjaringan Jakarta Utara
18.30

Laporan pemutaran film Gerobak Bioskop bertempat di lapangan RW 16 Hwacung Kelurahan/Kecamatan Penjaringan. Daerah Hwacung dipilih untuk tempat pemutaran sebagai tempat pengganti Pasar Ikan Muara Angke.
Pemutaran di daerah Hwacung, mendapatkan respon positif dari pihak RW dan staffnya serta warganya begitu antusias, mereka senang karena mendapatkan tawaran untuk diberikan hiburan. Tim panggung dan tenda juga bekerja cukup solid dan cekatan, begitu juga dengan L.Onya begitu gigih dan berkomitmen serta solid dan selalu bekerja dengan team panggung, dekor dan pihak trotoart.
Biasanya kami memutar film sampai jam 23.00, namun malam tersebut kami membatasi pemutaran hingga pukul 22.00.

 

Rabu, 24 Desember 2014
Lorong Rupa, Taman Museuum Fatahillah, Jakarta Barat
18.30

Laporan pemutaran film Gerobak Bioskop hari keempat bertempat di Komunitas Lorong Rupa di Museum Fatahilah Jakarta Kota. Mungkin acara pemutaran film gerobak bioskop yang serentak diputar di 6 wilayah DKI, yang paling ditunggu semua pihak adalah saat diadakan di Lorong Rupa yang berada di sekitar Museum Fatahilah. Dan benar saja kenyataanya, mungkin karena lokasi Museum Fatahilah adalah tempat wisata dan strategis bagi warga Jakarta.
Penonton sudah dari sore menunggu layar tancep. Pemutaran disudahi pada jam 2 dini hari, namun warga sebenernya minta diputarkan film sampai pagi.

 

Sabtu, 27 Desember 2014
Sekretariart Kepemudaan RT 06/08 Penjaringan Jakarta Utara
18.30

Untuk pemutaran film Gerobak Bioskop di hari kelima berjalan cukup aman, normal, kondusif dan lancar tidak ada halangan apapun. Di acara hari ini kami bekerjasama dan dibantu oleh para pemudaan setempat dari RT 06 RW 08 daerah Pluit Dalam Kel/Kec Penjaringan. Respon warga sangat senang dan antusias semua tumpah ruah datang dari jam 17.00 sampai pemutaran selesai. Mereka menikmati film yang kami putar dan seperti pemutaran gerobak bioskop hari pertama hingga hari ini, puji tuhan tidak diguyur hujan, walau dari pagi hingga sore Jakarta diguyur hujan.

 

Minggu, 28 Desember 2014
Rusun Tanah Merah Blok H RW 06 Penjaringan Jakarta Utara
18.30

Di hari terakhir kami memutar di Lapangan Rusun Tanah Merah blok H Penjaringan Jakarta Utara. Kerja team di lapangan dari team L.O, panggung, musik dan pihak trotoart sangat solid dan dan maksimal. Penari dan musisi datang lebih awal agar acara berjalan normal dan aman. Masyararkat sangat antusias, bahkan ketua RW 06 Rusun Tanah Merah juga sempat membeli merchandise di stand yang telah sediakan. Kami sempat memutar dua film dan pemutaran kami akhiri pukul 23.00. Acara program pemutaran film yang terakhir juga tidak diguyur hujan.