Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia

 

Berdiri sejak 23 Desember 1957, Lahirnya PKBI dilatarbelakangi oleh keprihatinan para pendiri PKBI, yang terdiri dari sekelompok tokoh masyarakat dan ahli kesehatan, terhadap berbagai masalah kependudukan dan tingginya angka kematian ibu di Indonesia.

 

Minggu, 21 Desember 2014

Daerah pemakaman, Jl.DI Panjaitan, Gg.Remaja 5 Rt.11 Rw.03, Cibesut, Jatinegara, Jakarta Timur

19.30

Tim berkoordinasi dengan Karang Taruna setempat perihal pelaksanaan kegiatan gerobak bioskop. Lalu menjelaskan mengenai gambaran kegiatan dan berangkat pukul 18.00 mengingat lokasi yang tidak terlalu jauh dari kantor. Penyiapan alat, pemanggilan warga dari Karang Taruna, konsumsi, dan pilihan film kami siapkan.

Acara diawali dengan sambutan karang taruna dan penjelasan kegiatan. Film pun diputar dengan tiga film pertama adalah film pendek dari Sobat ASK. Film ini edukasi mencegah terjadinya kekerasan dan penularan HIV. Dilanjutkan dengan kuis berhadiah.

Film berikutnya tentang video klip persaudaraan tanpa membedakan dan stigma. Pembuat film hadir. Fim karya Sinyo ini mendapat apresiasi, mengingat yang bersangkutan warga di sana. Film berikutnya tentang kehidupan anak di lapas anak pria tangerang. Empat film pendek ini menceritakan kehidupan di lapas dan film ini karya mereka tahun 2006. Dilanjutkan dengan kuis.

Film terakhir adalah Benyamin berjudul Benyamin Biang Kerok. Mengingat warga ingin diputarkan film tersebut. Benyamin Biang Kerok kami tayangkan sebagai film terakhir. Namun karena hujan, 30 menit sebelum selesai, bioskop kami tutup.

Animo masyarakat menyaksikan tayangan. Terutama anak-anak, mengingat sudah musim liburan. Cuaca di awal yang bersahabat sehingga film pendek diputar semua. Hasil wawancara menunjukkan, warga puas dan senang dengan acara.

 

Senin, 22 Desember 2014

Jl. Kikir No.17 RT.008/02, Komplek PLN, Klender, Jakarta Timur

19.30

Tim berkoordinasi dengan warga setempat. Disepakati bahwa pemutaran film akan bersamaan dengan peringatan hari ibu. Di sana terdapat komunitas pengolah sampah yang peduli pada daur ulang sampah jadi lebih bermanfaat. Kegiatan dimulai pukul 19.00 oleh Bank Sampah Pulo Kambing. Pemutaran dimulai pukul 20.15 wib dengan profil PKBI, kuis, pemutaran film Kiss kiss, kuis, film Rebut Lapangan Merah, kuis, dan film klasik Ateng Kaya Mendadak. Penutupan pukul 22.30. Cuaca cerah dan adanya tenda sebagai bentuk kontribusi warga.

 

Rabu, 24 Desember 2014

Tugu Utara, Jl.Tugu Utara, Rawa Badak, Jakarta Utara.

19.30

Tim berangkat pukul 18.00 dari kantor PKBI DKI Jakarta. Di perjalanan terdapat kendala dengan jalur yang padat sehingga tim datang 20.15 di lokasi. Sementara itu, penari sudah siap sejak pukul 17.00. Kami pun mulai setting dan memulai pemutaran. Walau acara baru dimulai pukul 21.00 pemutaran tetap berjalan dengan lancar, acara dibuka dengan sambutan dan dilanjutkan dengan tarian. Sementara itu, marawis ibu-ibu PKK juga ikut tampil.

Ketika penari bersiap, penampilan ibu-ibu marawis tampil dahulu. Setelah itu dilanjutkan dengan profil singkat PKBI, film kiss kiss, dan satu film Anak Di Perbatasan. Satu persatu penonton pun meninggalkan acara karena waktu yang sudah larut. Mengingat mayoritas adalah anak-anak. Pemutaran selesai menjelang pukul 23.30 WIB.

Tim sangat cepat tanggap dalam hadapi situasi. Seperti setting lapangan untuk pemutaran, penutupan jalan, dan mengisi acara sebelum dimulai.

 

Jumat, 26 Desember 2014

Wijaya Timur Dalam Samping Kel. Petogogan Kec.Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

19.30

Tim berangkat pukul 18.20 dari Jatinegara. Situasi cuaca hujan rintik-rintik. Di dalam gerobak motor dengan ditutupi terpal, tim pun menuju lokasi. Pukul 19 lewat tim tiba di lokasi dengan diiringi hujan rintik. Nampak teman-teman dari EO sedang mendirikan tenda dan layar pemutaran film.

Pukul 20.15 masih gerimis ringan. Diawali dengan pentas seni dari Kalimantan. Penonton nampak mulai mendatangi lapangan dan berteduh di bawah tenda. Di sela-sela pemutaran film, terdapat kuis dari pembawa acara. Adapun urutan film yang diputar adalah profil singkat PKBI, film Kiss Kiss, Bongseng, dan film Benyamin.

Setelah pemutaran film berakhir, dilanjutkan dengan door prize. Antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan sangat baik. Perlengkapan pun telah siap sebelum acara dimulai dan tim hiburan. Namun, cuaca yang gerimis membuat pemutaran menjadi tertunda.

 

Sabtu, 27 Desember 2014

Lapangan Bulu Tangkis, Jl.Pejambon 4 RT 04/01 Kel. Gambir, Jakarta Pusat

19.30

Tim berangkat pukul 18.45 WIB dikarenakan ban gerobak motor bocor dan perlu ditambal. Ketika tim tiba, setting tempat sudah siap (booth, tenda, dan layar). Acara diawali dengan sambutan dan pentas seni budaya Melayu. Dilanjutkan dengan pemutaran film profil PKBI, Kiss Kiss, dan Benyamin.

Setiap pemutaran film diselingi dengan kuis dari pemandu acara. Setelah film terakhir selesai, dibagikan door prize kepada penonton. Cuaca yang mendukung selama acara berlangsung dan kerjasama dan koordinasi yang baik antara penyelenggara, panitia lokal, dan EO membuat acara berjalan lancar. Warga juga terlihat antusias dalam mengikuti acara.

 

Minggu, 28 Desember 2014

Kantor PKBI DKI Jakarta, Jl.Pisangan Baru Timur 2A, Jatinegara, Jakarta Timur

19.30

Ketika tim tiba, setting tempat sudah siap (booth, tenda, dan layar). Acara diawali dengan sambutan dan pentas seni budaya Gambang Kromong. Dilanjutkan dengan pemutaran film profil PKBI, Kiss Kiss, Kartun Rebut Tanah Merah, dan Benyamin. Setiap pemutaran film diselingi dengan kuis dari pemandu acara.

Setelah film terakhir selesai, dibagikan door prize kepada penonton. Cuaca yang mendukung selama acara berlangsung dan kerjasama dan koordinasi yang baik antara penyelenggara, panitia lokal, dan EO membuat acara berjalan lancar. Warga juga terlihat antusias dalam mengikuti acara. Proses pemutaran tidak menemukan hambatan.