Jakarta 32ºC

 

Dinisiasi oleh ruangrupa–sebuah inisiatif seniman di Jakarta, Jakarta 32ºC dicita-citakan sebagai wadah mediasi lintas disiplin dalam ranah seni rupa kontemporer khususnya anak muda atau mahasiswa. Di 8 tahun pertama Jakarta 32ºC adalah sebuah festival dengan metode kirim karya-kurasi-presentasi-pameran ditambah dengan program lokakarya intensif mengundang para seniman sebagai fasilitator-mentor.

Proses ini yang kami lakukan untuk meriset dan mendata para mahasiswa yang akan atau telah melakukan senuah proses karya dalam berkesenian, walaupun beberapa karya yang telah dibuat merupakan hasil dari laboratorium kampus tersebut. Ratusan karya individu/kelompok maupun hasil lokakarya telah kami pamerkan, berikut program-program seperti forum diskusi, penayangan filem, bincang seniman, penerbitan buku, dan sebagainya.

Selasa, 23 Desember 2014

Jl. Desa Putra Gg. Delima 4 RT 13/05, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan

17.00

Pemutaran pertama Gerobak Bioskop Jakarta32 bertempat di Desa Putra, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Film yang diputar pada pemutaran pertama Gerobak Bioskop adalah film Benyamin.S berjudul Setan Kuburan.

Walau pemutaran sempat terhenti di menit ke-15 karena genset mati, sebagian warga bernisiatif untuk langsung mendatangi pemuka masyarakat untuk meminta pertolongan terkait masalah kelistrikan, akhirnya acara Gerobak Bioskop dapat dilakukan hingga selesai.

 

Selasa, 23 Desember 2014

Jl. Desa Putra Gg. Delima 4 RT 13/05, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan

17.00

Gerobak bioskop Jakarta 32C malam ini dilakukan pararel, disini kami memutarkan film Malin Kundang. Warga menyambut dengan antusias pemutaran Gerobak Bioskop meski cuacanya hujan.

 

Rabu, 24 Desember 2014

Lapangan Bulu Tangkis Jl. Waspada 1 RT 14/05  Lenteng Agung Jakarta Selatan

17.00

Pemutaran Jakarta32 malam ini tidak ada kendala khusus. Walau hujan, warga sangat antusias menyaksikan film dari Benyamin S “Tiga Jenggo”. Setelah pemutaran film pertama selesai pada pukul 22.00 WIB warga meminta untuk memutarkan warkop DKI “Setan Kredit”. Untuk malam ini pemutaran Gerobak Bioskop berjalan lancar dan selesai pemutaran film pada pukul 22.30 wib.

 

Kamis, 25 Desember 2014

Jl.Waspada 2 RT 13/05 Lenteng Agung, Jakarta Selatan

17.00

Tim produksi tiba di lokasi jam 16.00, kemudian mulai membuat booth. Jam 17.30 komunitas Jakarta32 datang membawa semua peralatan untuk pemutaran film. Karena lokasi yang kurang nyaman untuk menonton, akhirnya layout pun diubah demi kenyamanan warga untuk menonton. Pukul 18.30 kami selesai memasang semua peralatan Gerobak Bioskop. Dibuka oleh tari-tarian, kemudian pukul 20.00 film mulai diputar dan Gerobak Bioskop berjalan lancar.

 

Taman samping rel Stasiun Lenteng Agung Jl. Lenteng Agung Jakarta Selatan

17.00

Malam ini pemutaran Gerobak Bioskop sukses diadakan secara pararel. Pembukaan diawali dengan tarian dan lagu dari daerah Papua yang di sambut antusias oleh warga pinggir rel kereta api Lenteng Agung RT 15 RW 05 dengan ikut bernyanyi Sajo Jo. Selanjutnya Gerobak Bioskop memutarkan film Tragedi Bintaro dan warga pun mengikuti pemutaran dari awal sampai selesai. Malam ini tidak ada kendala yang menghambat, semuanya berjalan lancar.

 

Sabtu, 27 Desember 2014

Taman Hasbah, Jl. Tebet Timur Dalam V Rt 04/ Rw 05 – Jakarta Selatan

17.00

Pemutaran terakhir Jakarta32 malam ini yang berlokasi di daerah Tebet di awali dengan pertunjukan musik Betawi. Kerena antusias warga yang menonton sangat sedikit, akhirnya kami putuskan untuk memulai pemutaran pukul 20.35 WIB. Malam ini Gerobak Bioskop memutarkan film Atenk Sok Tau. Pukul 22.30 pemutaran selesai dan tidak mengalami kendala.