Forum Lenteng

 

Forum Lenteng adalah organisasi nirlaba yang mengembangkan studi sosial dan budaya. Fo-rum Lenteng didirikan oleh mahasiswa (ilmu komunikasi/jurnalistik), pekerja seni, periset dan pengamat kebudayaan pada 2003. Tujuannya menjadi alat pengajian berbagai permasalahan budaya dalam masyarakat, guna mendukung dan memperluas peluang bagi terlaksananya pemberdayaan studi sosial dan budaya Indonesia. Forum Lenteng merangkum serta men-data aspek-aspek sosial dan budaya Indonesia, dulu dan kini. Salah satu metodenya dengan mengembangkan dan mempercepat penggunaan media berbasis masyarakat. Beberapa kegiatan Forum Lenteng antara lain pemutaran film dan diskusi rutin, lokakarya, pameran, penerbitan jurnal online (journalfootage.net) dan penelitian. Salah satu penelitian Forum Lenteng yang telah diterbitkan bertajuk Videobase (2009) tentang sejarah media video di Indonesia.

 

Jumat, 19 Desember 2014

Lapangan Jalan Haji Saatun, Jagakarsa, Jakarta Selatan

19.00

Pemutaran pertama Gerobak Bioskop dari Forum Lenteng, berlokasi di markas pemulung di Lenteng Agung. Acara dibuka dengan tarian Betawi, saat itu cuaca hujan deras yang sangat lebat. Booth yang dibangun malam itu berisikan karya dari komunitas Forum Lenteng.

Film yang diputar kala itu adalah Hippies Lokal. Antusiasme warga sangat baik menyambut pemutaran ini.

 

Sabtu, 20 Desember 2014

Pasar Santa, Jalan Cisanggiri II, Jakarta Selatan

19.00

Pemutaran kedua Forum Lenteng bertempat di Pasar Santa lantai dasar tempat penjual sayur dan daging. Pembukaan diisi dengan tarian tradisional. Gerobak Bioskop memutarkan film Benyamin S berjudul Raja Copet yang merupakan permintaan dari penonton. Antusiasme penonton sangat baik terbukti lebih dari 30 orang menyaksikan pemutaran.

 

Minggu, 21 Desember 2014

Jalan Buni, RW 04, Kelurahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur

19.00

Merupakan pemutaran ke-3 Forum Lenteng dalam rangkaian Gerobak Bioskop berlokasi di Munjul, dimana disana terdapat Pabrik Botol di bilangan Jakarta Timur. Acara dibuka dengan musik tradisional khas Betawi baru kemudian dilanjutkan pemutaran filem.

Film yang diputar kali ini merupakan film Benyamin S yang berjudul Musuh Bebuyutan karya Syamsul Fuad. Antusiasme warga sangat tinggi di daerah ini, terbukti walau hujan deras warga masih menyaksikan film tersebut hingga selesai, pemutarannya sendiri dimulai pukul 20.00 dan selesai pukul 22.00.

Di akhir film warga sempat meminta film kedua, dan kami memutarkannya film Tragedi Bin-taro, warga pun membubarkan diri setelah pemutaran selesai.

 

Jumat, 26 Desember 2014

Gang Musholla, Kelurahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur

19.00

Pemutaran ke-4 Gerobak Bioskop oleh Forum Lenteng berlokasi di gang Musholla RT.04/03 Munjul, Cibubur. Pemutaran dimulai dengan tarian tradisional, hebatnya warga juga turut serta menunjukan kebolehannya dalam menari, terbukti tiga grup tari di tampilkan warga mulai dari anak paud hingga ibu PKK beraksi.

Film yang diputar pada kesempatan kali ini adalah film karya Nawi Ismail yang diperankan oleh Benyamin S dan Euis Dahlia. Penonton cukup antusias dalam menyaksikan rangkaian acara yang ditampilkan dari gerobak bioskop, lebih dari 40 warga menyaksikan film yang diputar, meski pemutaran film agak sedikit tertunda akibat hujan deras yang mengguyur lapangan bulutangkis.

 

Sabtu, 27 Desember 2014

Taman Lenteng, Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan

19.00

Film Benyamin Tukang Ngibul karya Nawi Ismail, diputar pada kesempatan kali ini yang di-hadiri warga sekitar, 80 warga menyaksikan film tersebut dengan antusias. Tidak ada kendala yang berarti selama jalannya pemutaran film kali ini.

 

Minggu, 28 Desember 2014

Lapangan Dinas Kebersihan Rw 09, Lenteng Agung – Jakarta Selatan

19.00

Pemutaran ke-6 gerobak bioskop oleh Forum Lenteng Jakarta bertempat di lapangan Dinas Kebersihan RW 09 Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Film Benyamin S karya Nawi Ismail yang berjudul “Hippies Lokal” dipilih karena dianggap representatip dengan wilayah dan karakter penonton. Keseluruhan pemutaran yang dilakukan Forum Lenteng dalam gerobak bioskop pemilihan filmnya melihat dari karakter dan lokasi yang ditinjau di lapangan.

Kondisi cuaca hari ini sedikit mendung nan romantic, namun demikia, seperti pemutaran sebelumnya penonton sangat antusias, lebih dari 50an warga menyaksikan rangkaian acara Gerobak Bioskop ini.